perempuan-perempuan yang keji untuk laki-laki yang keji, dan laki-laki yang keji untuk perempuan-perempuan yang keji (pula), sedangkan perempuan-perempuan yang baik untuk laki-laki yang baik dan laki-laki yang baik untuk perempuan-perempuan yang baik (pula). Mereka itu bersih dari apa yang dituduhkan orang. Mereka memperoleh ampunan dan rezeki yang mulia (surga) [An-Nur 26]
andai saja semua remaja sadar akan firman Allah yang satu ini, pastilah kita semua bebas ataupun terhindar dari yang namanya zinah. mungkin kebanyakan diantara mereka hanya sekedar mengetahui tanpa mengamalkannya. bukankah ini cukup untuk menjadi bekal kita sebagai bentuk keyakinan bahwa jodoh itu memang dari Allah datangnya, dan yakin bahwa jika kita baik maka akan mendapatkan yang baik pula begitu pula sebaliknya, jadi buat apa lagikah “pacaran” ? mungkin bagi sebagian orang yang paham pacaran itu hanya sebagai tanda tanya besar yang tak perlu di jawab karena sudah pastilah mereka tahu jawabannya dan dan mengamalkan keyakinan mereka (tidak pacaran). Namun masih banyak saja sekarang ini yang mewajarkan pacaran, bahkan orangtua pun ada juga yang mendukung anaknya pacar-pacaran tanpa paham akibatnya. aku bersyukur pada Allah, karena bukan berarti aku berkata seperti ini namun aku tidak pernah pacaran, justru aku pernah pacaran bahkan 2tahun lebih lamanya, yang aku jalani ya mungkin kebanyakan sama dengan pasangan-pasangan lainnya. Namun setelah hubungan itu kandas, aku mencoba untuk paham, aku belajar, dan alhamdulillah sekarang aku sedikit demi sedikit mengerti. banyak kesalahan yang sudah aku lewatkan, mungkin itu bisa ku bilang sebuah“penyesalan” namun bergunakah penyesalan itu? TIDAK!! maka dari itu aku ubah kisah pacaran ku menjadi “pembelajaran” toh bukankah dari pacaran itu lalu putus makanya aku jadi banyak tahu, banyak belajar dan semakin sadar, jika tidak mungkin akan selamanya aku tidak tahu. ya aku hanya yakin, bahwa Allah mempunyai banyak cara untuk menyadarkan umat-Nya, ya mungkin ini cara yang aku dapat dari Allah, aku hanya bersyukur. dan sekarang aku sudah tahu tentang ayat itu, mungkin itu lebih dari cukup untuk ku bawa di masa depan, pacaran lagi? tak perlulah, Allah membenci hal-hal yang berbau zinah, pacaran bukankah salah satu faktornya? tak perlu di jelaskan detailnya karena aku yakin sekarang ini jarang ada yang tak luput dari pacaran. jadi masing-masing pasti sudah tahu jawabannya.
percayalah, yakinlah, berprasangka baiklah, pada Allah, maka sesungguhnya kamu akan mendapat kebaikan dari-Nya. bukankah cinta itu tidak harus di pertontonkan kepada semua orang seperti menjadikan cinta dalam bentuk pacaran? kita semua punya cinta, itu fitrah dari Allah, jagalah cintamu agar lebih berarti. jalankan saja dulu cinta mu yang halal, cinta pada Allah, nabi dan rasul kita, islam kita, orang tua kita dan saudara-saudara kita, bukankah mereka merupakan tempat yang halal untuk mencurahkan seluruh perasaan cinta kita?
yang sadar akankah lebih baik lagi mengajak yang belum sadar, dan bagi yang belum semoga lekas mendapat hidayah-Nya